Minggu, 17 Mei 2015

Awas! Jangan Atasi Gatal Hanya dengan Menggaruknya

SETIAP orang pasti pernah mengalami rasa gatal pada kulitnya. Namun, tidak sedikit dari mereka belum mengetahui secara pasti penyebab gatal tersebut. Bahkan banyak yang meremehkan. Padahal mengetahui penyebab gatal akan mempermudah mengatasi dan mencegah agar gatal itu tidak datang lagi.

Dokter Halidina Marchamah menjelaskan, mengenali penyebab gatal sangatlah penting. Selain gigitan serangga ada banyak hal lain yang menyebabkan gatal.

Misalkan, penyakit tertentu seperti eksim, kudis, psoriasis, kulit kering, gangguan saraf, reaksi alergi, masa-masa kehamilan karena perubahan hormon, dan gigitan serangga.

“Menggaruk bukan solusi untuk gatal yang timbul. Justru sebaliknya, hal tersebut membuat bagian yang gatal akan menjadi semakin terasa gatal. Dengan menggaruk kulit tubuh yang gatal bisa membuatnya luka bahkan infeksi,” ujarnya dilansir Kaltim Post (Grup JPNN.com).

Hal itu, terjadi karena ketika menggaruk, otak akan memproduksi hormon serotonin yang membuat seseorang merasa semakin gatal. Menggaruk memang dapat meredakan rasa gatal seketika diikuti dengan timbulnya rasa sakit ringan. Namun, saat tubuh merespons sinyal rasa sakit tersebut, rasa gatal akan semakin parah.

“Penanganan gatal yang tepat bergantung dari faktor penyebabnya. Jika gatal berlebih ada baiknya segera diperiksa lebih lanjut,” harap dokter yang berdinas di Puskesmas Batu Ampar, Balikpapan, Kaltim ini.

Dokter umum yang akrab disapa Dina ini juga membagi tips bagi warga Balikpapan untuk menangani gatal. Tipsnya, kompres bagian yang gatal dengan air dingin, lebih baik mengusap daripada menggaruk. Kurangi makan pedas, caffeine, dan alkohol.

“Juga jangan lupa potong kuku dan jaga kebersihan kuku. Oleskan dengan lotion agar kulit tetap lembab. Serta hindari pakaian dengan bahan yang dapat menimbulkan rasa gatal, lebih rileks, dan kelola stres dengan baik,” pungkasnya. (*/en/rom/k18)

loading...