Rabu, 10 Juni 2015

Soba : Mie Dari Jepang Sehat dan Anti Aging

Soba : Mie Dari Jepang Sehat dan Anti Aging - BANYAK yang mengira, seluruh kandungan mi adalah sama. Kandungan karbohidrat yang tinggi tak jarang membuat mi dipandang sebagai panganan yang tidak sehat.

Namun, buang jauh-jauh pemikiran itu jika bertemu dengan soba. Salah satu varian mi dari

Negeri Sakura, Jepang ini diklaim sebagai mi tersehat dibanding dengan jenis mi lainnya.

"Mi yang lain memakai gandum, tepung gandum. Kalau soba pakai daun, sayuran yang dikeringkan," ujar CEO Sagami Group, Toshiyuki Kamada, di Jakarta, pekan lalu.

Kamada menjelaskan soba terbuat dari buckwheat, sejenis gandum yang mengandung asam amino dan kaya akan flavonoids.

Kelebihan buckwheat dibanding padi atau jenis gandum lain adalah kandungan protein dan vitamin yang lebih banyak serta kandungan mineral, magnesium besi, zinc, tembaga, dan mangan yang lebih banyak.

Mengonsumsi soba secara berkala, dilansir kompas.com, juga dipercaya bisa membantu menjaga dinding pembuluh darah awet muda serta mengontrol tekanan darah.

Hal itu disebabkan kandungan glukosa yang lebih rendah dalam soba.

"Selain melancarkan peredaran darah, soba juga rendah kalori, juga anti kolesterol, anti-aging juga," lanjut Kamada.

Tak hanya dipercaya baik untuk kesehatan, soba juga diyakini dapat menambah umur panjang bagi masyarakat Jepang.

Terdapat sebuah budaya tradisional untuk mengonsumsi soba di Jepang yang disebut Toshikoshi-Soba. Bentuk soba yang kecil dan panjang dimaknai sebagai umur panjang dengan penuh kesehatan dan keberuntungan yang kekal. Toshikoshi-Soba biasa dilakukan saat tahun baru. (*)

loading...