Sabtu, 19 November 2016

Kamu Orang Yang Baik, Suatu Hari Nanti Kamu Pasti Akan Mendapatkan Orang Yang Juga Baik

“Kamu orang baik yakinlah suatu saat nanti pasti kamu akan dipertemukan dengan laki-laki yang baik”. Begitulah nasehat semua teman-temanku ketika aku datang pada mereka dalam keadaan menangis. Menagisi seorang laki-laki yang tidak punya hati namun masih saja aku cintai sepenuh hati.
Aku tidak tau apakah aku memang orang yang baik seperti yang mereka katakan atau kalimat itu hanyalah penyemangat untukku, namun yang pasti ucapan mereka itu cukup menengkan bagiku meski saat itu hatiku terus berkata aku ingin dia dan aku berharap semoga itu akan terjadi.
Aku Ingin Meyakini Bahwa Aku Pada Akhirnya Bisa Mendapatkan Laki-Laki Yang Baik Seperti Kata Mereka
Saat mereka memberikan nasehat itu padaku, aku ingin sekali meyakininya, namun hatiku tidak bisa bohong kalau aku masih sangat ingin kalau orang yang baik itu adalah dia, dia yang berubah menjadi baik padaku.
Tapi Sesakit Apapun Dia Menyakitiku Harapku Dia Bakalan Bisa Berubah Melihat Kesungguhan Cintaku
Entah sudah seberapa sering dan seberapa banyak teman-temanku menasehatiku untuk melupakannya saja namuh aku selalu berkata pada mereka kalau aku hanya ingin dia, aku hanya cinta dia.
“Jangan bodoh dia tidak akan berubah” begitulah jawab mereka padaku, jawab mereka selalu sama ketika aku selau datang manangis karena diskiti laki-laki itu.
Saat Mereka Memberikanku Nasehat Aku Sadar Kalau Aku Sedang Mencintai Laki-Laki Brengsek Tapi Aku Masih Selalu Cinta
Aku sadar kalau aku sedang mencintai laki-laki brengsek seperti kata teman-temanku. Tapi yang tidak bisa aku lakukan adalah aku tidak bisa mengikuti apa kata mereka meski aku sangat ingin.
Bahkan saat itu akupun mengatakan pada mereka tolong batu aku untuk bisa melakukan itu semua. Dan mereka hanya menatapku dengan ratapan tidak tega, mereka melihat seolah bisa merasakan hatiku yang terluka.
Kamu Orang Yang Baik Kamu Pantas Mendapatkan Orang Yang Lebih Baik Dari Dia, Lupakanlah Laki-Laki Berengsek Itu
Saat mereka menasehatu denga mengatakan lupakanlah laki-laki berengsek itu aku bisa melihatnya betapa besar keinginan temn-temnku untuk membuatku lepas dari laki-laki tidak tau diri itu dan hidup bahagia seperti yang mereka katakan.
Saat itu juga aku bisa menyadari betapa brengseknya laki-laki yang aku cintai sampai-sampai teman-temanku sangat ingin membuatku lepas darinya.
Lupakanlah Pelan-Pelan Dulu Kamu Pasti Bisa Melakukan Itu Semua, Ayo Coba Dulu Jangan Mengatakan Tidak Bisa Jika Kamu Masih Belum mencobanya
Mereka membujukku dengan cara memintaku untuk melupakannya secara pelan-pelan dulu. Mereka memaksaku untuk mencobanya dulu meski aku menyelanya dengan mengatakan aku tidak bisa melupakannya, aku ingin dia.
Suatu Saat Nanti Dia Pasti Akan Menyesal Telah Menyia-Nyikanmu Dan Akan Mencari-Carimu
Percayalah nanti dia akan menyesal telah menyakitimu, pergilah tinggalkan dia kalau kamu memang berharga baginya, dia pasti aka mencarimu memohon-mohon padamu untuk kembali. Kamu pasti berharga baginya, dia pasti akan merasa kehilanganmu percayalah itu.
Pergilah dulu, lupakanlah cobalah jatuh cinta pada orang yang baru dulu. Setelah itu jika nanti dia mngejar-ngejarmu terserah kau ingin kembali apa tidak tapi aku harap kau tidak lembali. Karena dia terlalu berengsek untukmu dan kamu terlalu baik untuk dia.
Aku tidak tau apakah nasehat panjang dari temanku itu benar atau tidak tapi dalam hatiku ada rasa ingin meyakininya. Terlebih temanku mengatakan kalu dia pernah mngalami seperti apa yang aku alami sekarang.

duapah.com

loading...