Jumat, 11 November 2016

Ternyata Ini Bahayanya Jika Kamu Menyimpan Jas Hujan di Bawah Jok Motor

MediandaTerkini � Sahabat MediandaTerkini Apakah kamu sering menyimpan jas hujan di bawah jok motor? Apabila iya, maka hentikanlah kebiasaan ini. Selama ini para pengguna motor memang sering memanfaatkan ruang dalam motor untuk menyimpan hujan.



Namun ketahuilah bahwa hal tersebut dapat menimbulkan dampak buruk bagi motor itu sendiri.

Dikutip dari Liputan6.com, Jumat (11/11/2016), Mukti Abdulrahman, selaku Instruktur Teknis Wahana Makmur Sejati, main delaer Honda di Jakarta dan Tangerang menuturkan bahwa penyimpanan jas hujan (atau benda apapun) di balik jok dapat menutupi saluran udara yang berujung pada gangguan pada proses pembakaran.

�Jas hujan bisa membuat asupan udara ke filter udara, sehingga pembakaran tidak sempurna. Bisa lebih banyak bensinnya (jika jas hujan menutupi filter udara). Efeknya nanti ndut-ndutan,� terangnya.

�Sementara kalau injeksi (PGM-FI) meski saringan udara ditutup sama sekali juga tidak akan mati. Hanya jalannya saja tidak mulus,� sambung Mukti.

Apabila hal tersebut sudah terjadi, maka pemilik motor harus secepatnya mengeluarkan jas hujan. Sebab, bila tidak dikeluarkan, asap hitam dari knalpot akan keluar. Dan ini terjadi disebabkan kerak pada piston terlalu banyak bensin yang masuk.

�Tapi biarkan saja. Nanti akan hilang sendiri waktu keraknya habis,� tutup Mukti.

Bagaimana, apakah masih mau menyimpan jas hujan dalam jok motor?

Sebarkan kesemua pengendara motor semoga informasi diatas dapat bermanfaat bagi semua.Aamiin








Sumber: palingseru.com


loading...