Senin, 06 Februari 2017

Sebanyak Apapun Harta Takkan Bisa Kita Bawa Mati, Tapi Sekecil Apapun Kebaikan Akan Kita Bawa Sampai Mati

MediandaTerkini � Sahabat medianda terkini Harta bagi manusia memang dibutuhkan namun ingat bahwa semua itu hanya bersifat sementara. Semua harta yang nampak menggelorakan didepan mata, baik yang kita miliki ataupun yang masih kita ingin miliki tidak satupun akan dibawa mati oleh pemiliknya. Sebanyak apapun harta yang kita miliki hanya akan kita nikmati sampai Allah mencabutnya dengan mencabut nyawa kita.



Maka jangan terlalu bangga dengan apa yang sudah menjadi milik kita saat ini, sebab jika kita tidak menggunakannya dengan jalan yang baik maka hanya kesengsaran yang kita dapatkan diakhirat nanti. Karena sebanyak apapun harta yang kita kuasai dalam hidup ini tidakkan ada bandingnya dengan amal yang kita lakukan. Jika tidak pernah memikirkan kemaslahatan dari harta yang kita miliki.

Namun sekecil apapun amal kebaikan yang kita lakukan akan terus menerus menyanding kita, walau Allah telah mengambil nyawa kita dari raga. Karena harta yang paling membahagiakan dalam hidup hanya sebuah amal kebaikan yang sudah kita kumpulkan dengan tanpa bosan.

Jangan Sampai Hartamu Membuatmu Lupa Untuk Beribadah Kepada Allah

Maka jangan sampai harta yang kita miliki membuat kita lupa untuk beribadah kepada Allah. Karena tidak sedikit diantara kita yang berlaku demikian, merasa sudah bahagia dengan puncak keberhasilan yang menawan, sampai-sampai lupa untuk menghamba kepada Allah.

Banyak diantara kita yang melupakan Allah ketika harta yang diminta sudah digenggam oleh tangan, bersyukurpun kadang kita tak bisa. Dan parahnya lagi kita kadang melupakan shalat kita, ibadah wajib yang paling utama dari pada ibadah lainnya, hanya untuk terus menerus mencari harta.



Jangan Sampai Hartamu Menjadikanmu Lupa Untuk Beramal Kajalan Allah
Dan jangan sampai harta yang kita miliki menjadikan kita lupa untuk beramal dijalan Allah. Ingatlah selalu bahwa harta ini adalah cobaan kenikmatan dari Allah, maka jangan sampai kita hanya terpaku pada satu titik dan terlena begitu saja.

Kita harus menggunakan hati dan pikiran kita dalam mengaturnya, agar kita tak pernah lupa dengan kewajiban kita untuk terus nenerus beramal dijalan Allah.

Jangan Sampai Hartamu Membuat Hati Dan Matamu Lupa Akan Kebaikan

Jangan sampai harta yang menjadi kebanggaan membuat kita lupa, hingga kita menutup hati dan mata akan kebaikan. Karena tak sedikit dari kita terkadang terlalu keenakan dengan harta yang telah Allah limpahkan. Sehingga berbuat keji dan semena-mena kepada orang lain selalu kita lakukan seenaknya.

Mata dan hati kita kadang sudah tidak bisa membedakan antara yang hak dan yang bathil. Maka dari itu, berbuat adil dalam kebaikan sudah tak bisa kita lakukan lagi.

Jangan Sampai Hartamu Membuat Kakimu Lupa Untuk Tetap Berjalan Kepada Kebaikan

Jangan sampai harta yang dimiliki membuat kaki kita lupa untuk terus berjalan kepada kebaikan. Karena harta ini sifatnya selalu menggelorakan, maka jangan pernah kita lupa untuk selalu menegakkannya dijalan Allah.

Karena, jika kita sampai terlena dan lupa bahwa harta itu titipan Allah, maka jalan yang kita lalui akan melenceng dari kebaikan. Karena hati sudah mengendalikan langkah kaki kita untuk mengenali jalan kebaikan.



Jangan Sampai Hartamu Membuat Tanganmu Enggan Untuk Menolong Sesama


Dan jangan sampai hartamu membuat taganmu enggan untuk menolong sesama. Ingatlah bahwa harta yang kamu miliki itu terkandug hak orang lain yang wajib untuk kamu penuhi.

Sahabat medianda terkini memang iya itu benar�karena itulah Allah memerintahkan kita untuk berzakat ketika kita sudah mampu. Hal itu membuktikan jika kita sudah mempunyai harta yang berlimpah, kita jangan enggan untuk menolong sesama dengan memberinya sedekah. Karena dari harta yang kita miliki ada hak orang lain yang harus kita berikan dengan adil.

Semoga bermanfaat.


Sumber:Humairoh




loading...