Minggu, 19 Maret 2017

7 Tips Aman dan Nyaman Mudik Bersama Balita dengan Kereta Api

7 Tips Aman dan Nyaman Mudik Bersama Balita dengan Kereta Api

HINGGA saat ini, kereta api masih menjadi salah satu moda transportasi favorit saat mudik Lebaran. Hal ini dibuktikan dengan penjualan tiket yang selalu habis terjual sejak H-90 Hari Raya Idul Fitri. Kita bahkan harus mengantre secara online dan offline, untuk berebut tiket kereta api.

Tetapi persiapan mudik bukan hanya tentang berburu tiket kereta. Ada sejumlah hal yang harus dipersiapkan secara matang, demi rasa aman dan nyaman. Khususnya, jika Anda mengajak balita dan anak-anak ikut serta naik kereta.

Perjalanan panjang hingga belasan jam berpotensi membuat balita bosan, lelah, hingga menangis. Untuk itu ada sejumlah hal penting yang perlu diperhatikan, agar si kecil tidak rewel.

1. Pesan Tiket Kereta Api Jauh-Jauh Hari
Saat ini memesan tiket kereta sudah sangat mudah dan bisa dilakukan sejak H-90 dari jadwal keberangkatan. Anda cukup duduk manis di depan komputer atau gadget yang terkoneksi internet, untuk memesan secara online.

Ada banyak situs penjualan tiket kereta resmi yang bisa dicoba bila kesulitan memesan. Salah satu yang terbaik ialah Traveloka.com yang kini telah menyediakan layanan pemesanan tiket kereta api. Traveloka menawarkan kemudahan dan kecepatan cara pesan juga metode pembayaran yang beragam.

Disarankan untuk membeli tiket jauh-jauh hari dan pilihlah waktu yang tidak terlalu ramai. Misalnya, memilih berangkat mudik saat weekday atau H-10 Lebaran untuk menghindari kepadatan arus mudik dan membuat si kecil lebih nyaman.

2. Booking Kursi Lebih Banyak
Saat memesan tiket, sebaiknya Anda mem-booking kursi lebih. Contohnya, Anda mudik dengan satu atau dua balita dan memilih kereta ekonomi, maka pesanlah minimal 4 kursi berhadapan. Tujuannya untuk memberikan ruang ekstra pada balita.

Ini adalah salah satu trik untuk membuat si kecil lebih nyaman dan senang di perjalanan. Sebaliknya, ruang sempit dan perjalanan panjang berpotensi membuat si kecil mudah bosan, rewel, dan menangis.

3. Bawalah Makanan dan Mainan Favorit Balita
Selain itu, bawalah sejumlah makanan dan mainan favorit si kecil. Keduanya bisa meredam rasa bosan dan rewel mereka di perjalanan.

Bawalah makanan dan mainan secukupnya, hindari membawa dalam jumlah berlebih karena Anda juga harus membawa si kecil. Membawa bekal juga bisa membuat Anda tak harus membeli makanan lagi di stasiun atau di dalam kereta.

Dengan cara ini tentunya Anda bisa lebih berhemat dan menjaga nutrisi yang Anda konsumsi sekeluarga.

4. Siapkan Sejumlah Baju Hangat
Semua jenis kereta (ekonomi, bisnis, dan eksekutif) saat ini dilengkapi dengan AC. Untuk itu, sebaiknya Anda menyiapkan sejumlah baju hangat untuk si kecil.

Siapkan beberapa pakaian hangat cadangan di tas khusus yang mudah dibongkar dan selalu dibawa. Dengan demikian, Anda bisa sewaktu-waktu mengganti pakaian balita jika kotor, basah, atau kedinginan.

Jangan lupa juga membawa perlengkapan balita lainnya yang mendukung kenyamanan selama berada di dalam kereta seperti minyak telon dan lotion anti ruam atau kemerahan pada kulit.

5. Jangan Bawa Barang Bawaan Terlalu Banyak
Membawa balita itu sudah sangat menyita perhatian Anda. Untuk itu coba ringankan beban sendiri saat mudik, dengan tidak membawa barang terlalu banyak. Jika Anda memiliki banyak oleh-oleh, alangkah baiknya memanfaatkan jasa pos untuk mengirimnya ke kampung halaman.

Anda bisa mengirimnya di H-4 tanggal keberangkatan, agar barang datang bersamaan dengan kedatangan Anda, atau tiba lebih dulu. Dengan ini, Anda hanya perlu membawa keperluan perjalanan bagi si kecil, Anda dan anggota keluarga lain yang ikut mudik.

6. Informasikan ke Si Kecil
Informasi ini bisa berupa sounding atau hipnotis kepada balita. Anda bisa mulai mempersiapkan mental si kecil dengan menginformasikan beberapa hal tentang mudik, sejak 3 bulan sebelum keberangkatan.

Misalnya seperti bercerita akan mudik ke kampong halaman dengan gambaran hal unik dan menarik, yang bisa menarik atensi si kecil. Ceritakan sekilas suasana mudik, keramaian, dan keseruan kepadanya.

Intensitas sounding bisa ditingkatkan saat Bulan Ramadhan dan mendekati keberangkatan. Selain membuat balita lebih siap, sounding efektif memberikan motivasi, semangat, dan keceriaan mengikuti mudik dengan kereta api.

7. Pilih Jadwal Keberangkatan Kereta Malam
Satu lagi trik penting yang bisa dicoba ialah memilih menggunakan kereta malam. Berangkat sore atau malam hari memberikan waktu lebih banyak untuk beristirahat.

Balita juga umumnya akan tertidur, saat malam tiba. Jadi, setelah sedikit bermain, makan, dan berganti pakaian, si kecil bisa tidur dengan nyaman. Anda pun tidak perlu pusing mencari cara menenangkan si kecil, bila rewel dan bisa ikut istirahat bersama.

Dengan 7 tips di atas, Anda bisa menikmati perjalanan mudik yang aman, nyaman, dan menyenangkan bersama orang-orang terkasih. Kondisi saat mudik memang tidak bisa diprediksi dengan pasti.

Namun dengan mempersiapkan segala keperluan secara matang, akan membebaskan diri dari hambatan-hambatan yang datang. Semoga persiapan dan perjalanan mudik di 2017 ini diberi kelancaran.SindoNeews

loading...